Kantor DJP Bengkulu Lampung Gelar Media Gathering Guna Membangun Sinergi Antara Media Dengan Pemerintah

oleh -65 views
0-0x0-0-0#

Bandar Lampung,- (WS99.Net) Kantor Wilayah Direktorat Jendral Pajak (DJP) Bengkulu dan Lampung, menggelar media gathering guna membangun sinergi antara media dengan pemerintah.

Media gathering tersebut turut di hadiri 27 pimpinan perusahaan hingga jurnalis media se-Provinsi Lampung, yang berlangsung di Gedung Aula Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, pada Rabu, (17/12/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi dan kolaborasi antara media dengan pemerintah untuk meningkatkan ketaatan membayar pajak .

Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Ibu Retno Sri Sulistyani, dalam sambutannya menyampaikan harapannya untuk dukungan dari rekan media agar terus membangun sinergi antara pemerintah.

“media gathering yang rasanya sepanjang tahun ini kita belum pernah kumpul bersama ya antara kanwil DJP dengan seluruh rekan-rekan media. Harapannya dengan berkumpul bersama nanti kita bisa membangun suatu diskusi yang positif untuk kebaikan kita bersama.,” Ujar Ibu Retno.

Selain itu, ia juga mengapresiasi peran rekan-rekan media dalam membantu pemerintah untuk menyampaikan informasi kepada publik.

“Segala kebijakan terkait pemerintahan ini tidak akan sampai kepada masyarakat di pelosok-pelosok apabila tidak apabila tidak diperluaskan oleh rekan-rekan media. Rekan-rekan media ini sangat luar biasa peranannya dalam membangun komunikasi menjadi penghubung antara pemerintah dengan seluruh masyarakat,” Katanya.

Kepala Kanwil DJP Bengkulu dan Lampung, Ibu Retno Sri Sulstyani menjelaskan administrasi perpajakan mengalami peningkatan karena telah dilakukan reformasi pada sistem kelola.

“Dengan sistem administrasi perpajakan yang baru melakukan reformasi dan tentunya agar sistem perpajakan di Indonesia bisa lebih modern, transparans, dan akuntabilitas.” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Program dari Presiden Prabowo untuk menunju satu data agar masyarakat dapat lebih efesien dalam membayar pajak.

“Program dari pimpinan negara ini untuk menuju sutu data Indonesia atau bahasa Indonesia Sistem Inti Administrasi Perpajakan, ini sebetulnya itu saja lebih mempermudah semuanya dari sisi wajib pajak juga tentunya ingin lebih membuat aman dan nyaman.” lanjutnya. (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *