Pengungkapan 379 Kasus Narkoba Di Polda Lampung, DPC PERADI SAI Bandarlampung Apresiasi Kinerja Polda Lampung

oleh -857 views

Bandarlampung, –   Keberhasilan Polda Lampung mengungkap 379 kasus narkoba dalam Operasi Antik Krakatau 2026 mendapat apresiasi dari kalangan advokat. Pengurus Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Kota Bandarlampung Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Suara Advokat Indonesia (SAI), Ayoe Arizona atau yang akrab disapa Mas Ariona, menilai langkah tersebut sebagai bukti komitmen serius Polda Lampung dalam menyelamatkan generasi bangsa, Senin (29/09/2026).

Menurut Ayoe Arizona, capaian di bawah kepemimpinan Kapolda Lampung Irjen Pol Helfi Assegaf itu bukan hanya soal jumlah perkara yang ditangani.

“Angka 379 kasus ini bukan sekadar statistik, tapi bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya. Dengan pengungkapan ini, ribuan anak muda Lampung berhasil diselamatkan dari ancaman kehancuran akibat narkoba,” ujar Mas Ariona.

Ia juga menyoroti besarnya barang bukti yang berhasil diamankan. Dalam operasi tersebut, Polda Lampung menyita 85,9 kilogram sabu, ganja, ribuan butir ekstasi, tembakau sintetis hingga obat-obatan terlarang lainnya dengan total nilai ekonomis mencapai Rp158,8 miliar. Jumlah tersebut dinilai sangat fantastis dan berpotensi merusak ratusan ribu jiwa jika sempat beredar.

Dari perspektif advokat, Mas Ariona menegaskan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan dan menyasar aktor utama peredaran.

“Sebagai advokat, kami melihat Polda Lampung sudah on the track. Kami mendorong agar penindakan tidak berhenti pada pengguna, tetapi harus menyasar bandar dan jaringan di atasnya. Penerapan Pasal 114 dan 112 UU Narkotika harus maksimal untuk memberikan efek jera,” tegasnya.

Lebih lanjut, DPC PERADI SAI Kota Bandarlampung menyatakan siap mendukung langkah-langkah Polda Lampung dalam pemberantasan narkoba.

“Kami dari PERADI SAI mendukung penuh Polda Lampung. Kami juga mengajak masyarakat untuk berani melapor melalui layanan 110 jika mengetahui adanya peredaran narkoba. Perang melawan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama,” pungkas Ayoe Arizona. (Syah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *