Tulang Bawang Barat, – Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat menerima kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, S.Sos., M.Si.(Han), ke koperasi desa merah putih (KDMP) Pulung Kencana.
Kedatangan Pangdam disambut langsung oleh Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta unsur pemerintah daerah lainnya. Kamis (9/7/2026)
Wakil Bupati Nadirsyah, dalam sambutannya menegaskan,”Bahwa keberadaan koperasi desa merah putih (KDMP) merupakan salah satu instrumen strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat berbasis gotong royong.“Koperasi desa merah putih merupakan pilar penting dalam menggerakkan ekonomi kerakyatan berbasis semangat gotong royong melalui koperasi ini, kita berkomitmen menjaga ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani dan para pelaku UMKM di tingkat akar rumput.” Ujarnya.
Selain itu Ia juga menyampaikan, apresiasi atas perhatian TNI terhadap penguatan sektor ekonomi masyarakat melalui pembinaan koperasi desa.
“Kunjungan Bapak Pangdam menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan menjaga kedaulatan negara dari sisi pertahanan, tetapi juga hadir mendukung ketahanan pangan dan ketahanan ekonomi masyarakat. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan koperasi menjadi kekuatan penting dalam menciptakan stabilitas wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” Imbuhnya.
Selanjutnya, Pangdam XXI/Radin Inten, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menjelaskan bahwa pembentukan koperasi desa merah putih berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat desa melalui mekanisme yang disepakati bersama.
“Koperasi ini didirikan untuk menyejahterakan masyarakat desa. Lokasinya ditentukan berdasarkan hasil keputusan atau musyawarah desa sehingga benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat setempat,” Terang Pangdam.
Menurutnya, koperasi memiliki peran penting sebagai agregator yang mampu memperpendek rantai distribusi sehingga memberikan keuntungan lebih besar bagi masyarakat. “Koperasi berfungsi sebagai agregator yang memutus rantai pasok. Hasil pertanian masyarakat dapat ditampung oleh koperasi, sementara kebutuhan warga dapat disediakan dengan harga yang lebih terjangkau karena tidak lagi melalui tangan kedua maupun tangan ketiga,” Ungkapnya.
Pangdam juga mengingatkan pentingnya menjaga dan merawat aset koperasi agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.Gedung beserta seluruh fasilitas koperasi ini harus dirawat bersama agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Harapan kami, koperasi ini segera berfungsi optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tiyuh Pulung Kencana,” Ujarnya.
“Saya mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap framing maupun narasi negatif yang bertujuan mendiskreditkan program-program pemerintah. Lakukan selalu verifikasi atau cross-check terhadap setiap informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya,” Tambahnya.
(Dedi)






